Karena Hadits Ini, Pria Perlu Tampil Wangi Saat Salat Jumat

N Zaid - Salat Jumat Amalan Jumat 15/07/2022
Ilustrasi: Ist
Ilustrasi: Ist

Oase.id - Rasulullah ﷺ adalah orang yang menyukai wangi-wangian. Di sebuah hadits Beliau ﷺ bersabda bahwa salah satu kesukaannya terhadap dunia salah satunya adalah pada minyak wangi.

Dijadikan kesenanganku dari dunia ada pada wanita dan minyak wangi, dan dijadikan penyejuk hatiku ada dalam shalat (HR. Nasai no. 3940).

Dengan dalil di atas, bagi pria tampil wangi tentu lebih utama di mata syariat baik itu saat bermuamalah apalagi ketika beribadah.  

Dan salah satu sunnah yang dapat diamalkan di hari Jumat, adalah memakai wangi-wangian saat hendak berangkat salat Jumat. 

Salman radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seseorang mandi pada hari Jumat, bersuci semampunya, berminyak dari minyaknya, mengenakan wewangian dari rumahnya, kemudian ia keluar lalu tidak memisahkan antara dua orang yang sedang duduk, kemudian ia melakukan shalat sebagaimana yang telah ditetapkan untuknya, lalu diam ketika imam berbicara, melainkan diampuni baginya dosa-dosa yang ada di antara Jumat tersebut dan Jumat yang lain.” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 883]

Masih terdapat hadits lagi yang memuat keutaman wangi-wangian. Seperti hadits dari dari Abu Hurairah ra, Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang siapa yang diberikan wangi-wangian, janganlah dia menolaknya kerana ia ringan untuk dibawa lagi harum baunya." (HR. Dawud)

Menggunakan wangi-wangian akan membuat seseorang tampak lebih bersih dan menyenangkan bagi yang lain di sekelilingnya, asalkan baunya tidak berlebihan. 

Saat salat, seorang pria dianjurkan hadir dalam keadaan bersih dan harum. Sesungguhnya Allah menyukai keindahan. Dan wewangian termasuk keindahan tersebut. Ketika salat berjamaah, seseorang harus memperhatikan aroma tubuhnya. Jangan sampai karena bau badannya, jemaah lain terganggu kekhusyukan salatnya.

Demikian, Islam melarang perempuan menggunakan parfum ketika di luar rumah, yang wanginya mudah tercium oleh laki-laki yang bukan mahromnya. Namun, ketika di dalam rumah, memakai parfum bisa membawa pahala bagi seorang perempuan, jika dimaksudkan untuk menyenangkan hati suami karena ingin menjalani perintah Allah.

"Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi tampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak." (HR. Baihaqi)


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus