Maha.Indonesia Gelar Kajian Islam Dwi Bulanan 

Fera Rahmatun Nazilah - Event Islami 11/03/2020
Abdullah Gymnastiar saat mengisi kajian keislaman yang diselenggarakan oleh Mata.Indoneisa di Ambhara Hotel, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020
Abdullah Gymnastiar saat mengisi kajian keislaman yang diselenggarakan oleh Mata.Indoneisa di Ambhara Hotel, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020

Oase.id- Gerakan Cinta Mata Hati (Maha) Indonesia kembali menggelar kajian dwi-bulanan. Agenda kali ini diselenggarakan di Elang & Merak Ballroom Ambahara Hotel, Jakarta Selatan.

Mengangkat tema “Keduniawian yang Merasuki Hati,” kajian Islam kali ini diisi kajian keagamaan KH Abdullah Gymnastiar.

Tema ini diangkat untuk menyadarkan para jemaah akan pentingnya menjadi individu yang tetap bertawadu dan penuh hikmah di zaman yang instan saat ini. Selain menjadi narasumber, pendakwah yang akrab disapa Aa Gym ini juga merupakan inisiator yang mengayomi komunitas ini.

Mayoritas anggota Maha.Indonesia merupakan aktivis dan pengusaha dari 7 komunitas, beberapa di antaranya Perempuan Cerdas, Gerakan Mahasiwa Wirausaha (Gemawira), Himpunan Pengusaha Indonesia dan Masyarakat ekonomi Syariah (MES). 

Pada awalnya, Dona, sang pencetus Maha.Indonesia berupaya mengumpulkan kawan-kawannya untuk berkolaborasi bersama, baik untuk belajar Islam, charity event, hingga berbisnis bersama.

“Bertujuan untuk mengumpulkan teman-teman. Di dalam dunia keseharian, kita melakukan tindakan dan keputusan berdasarkan logika, padahal tidak selalu seperti itu, ada agama yang mengerahkan mata hati kita dalam pengambilan keputusan sehari-hari,” ucap Dona kepada Oase.id, di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2020.

Ada tiga bidang yang ditekuni oleh Muda.Indonesia, yaitu pendalaman kajian Islam, UMKM dan Charity. Kajian Islam diselenggarakan setiap dua bulan sekali. Adapun UMKM biasanya digelar dalam bentuk exhibition, misalnya MLM seperti Herbalife, Nu Skin dll.

Sedangkan Charity biasanya digelar dalam bentuk event dan bisa diikuti siapa saja, tidak hanya muslim. Hasil penggalangan dana akan disumbangkan kepada yang membutuhkan, baik berupa bantuan kesehatan, beasiswa, maupun yang lainnya.

Untuk sementara, kajian dwi bulanan Muda.Indonesia memang digelar terbatas untuk komunitas ini saja. Namun ke depannya Dona berharap dapat membuka kajian ini untuk umum agar bisa menebar lebih banyak manfaat.


(FER)
TAGs:
Posted by Fera Rahmatun Nazilah