Jangan Lewatkan, Ini Keutamaan Puasa Zulhijah

Fera Rahmatun Nazilah - Iduladha 2020 21/07/2020
Photo by Nainizul from Freepik
Photo by Nainizul from Freepik

Oase.id- Zulhijah tiba, selain dianjurkan berkurban, umat Muslim juga disunahkan berpuasa, terlebih pada 9 hari pertama bulan haram ini.

Salah seorang istri Rasulullah Muhammad Saw berkata, Nabi Saw berpuasa pada sembilan hari bulan Zulhijah, hari Asyura dan tiga hari di setiap bulan, Senin pertama dari setiap bulan dan hari Kamis (HR. Abu Daud)

Menurut Mazhab Syafi’i, puasa tathawu’ yang diulang-ulang berdasarkan tahunnya adalah:

  1. Puasa Arafah (untuk Muslim yang tidak sedang berhaji dan bukan musafir)
  2. Puasa 10 hari bulan Zulhijah (maksudnya 9 hari pertama bulan Zulhijah, karena 10 Zulhijah adalah waktu yang diharamkan berpuasa)
  3. Puasa Asyura dan Tasu’a
  4. Puasa tanggal 11 Muharram
  5. Puasa 6 hari pada bulan Syawal (disunahkan berturut-turut dimulai sejak 2 Syawal setelah hari Idulfitri)
  6. Puasa di bulan-bulan suci (Zulkaidah, Zulhijah, Muharram dan Rajab)
  7. Puasa bulan Syakban

Berdasarkan keterangan tersebut, Zulhijah juga merupakan bulan yang utama untuk berpuasa. Terlebih di bulan ini terdapat hari Arafah (9 Zulhijah) yang begitu mulia.

Keutamaan hari dan puasa Arafah

Syekh Zainudin al Maribari dalam Fathul Mu’in menyatakan, disunahkan puasa Arafah bagi orang yang tidak sedang berhaji. Karena ia (puasa arafah) bisa menghapuskan dosa-dosa di tahun ini dan tahun setelahnya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

"Aku berharap kepada Allah agar puasa pada hari 'Arafah dapat menghapus dosa satu tahun sebelum dan sesudahnya" (HR Ibnu Majah).

Hadis di atas juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Abu Daud dengan redaksi yang lebih panjang. 

Lebih lanjut Syekh Zainudin al Maribari menjelaskan, yang dimaksud dosa-dosa yang dihapuskan di sini adalah dosa kecil yang berkaitan dengan hak manusia. Sedangkan dosa besar tidak langsung diampuni begitu saja, melainkan tetap harus bertaubat.

Di hari Arafah Allah Swt juga membebaskan hamba-Nya dari api neraka. Rasulullah Saw bersabda;

"Tidak ada satu hari pun yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari 'Arafah, sebab pada hari itu Dia turun kemudian membangga-banggakan mereka di depan para malaikat seraya berfirman: 'Apa yang mereka inginkan?’ (HR. Muslim)

 

Selain saum Arafah, dianjurkan pula berpuasa di hari sebelumnya, yakni 8 Zulhijah atau biasa disebut puasa tarwiyah.

Baca juga: Membatalkan Puasa Sunah karena Ditawari Hidangan oleh Tuan Rumah, Bolehkah?

 

Keutamaan 10 hari pertama Zulhijah

Zulhijah merupakan bulan penuh berkah, keistimewaannya semakin bertambah pada 10 hari pertama. Allah Swt berfirman; 

وَالْفَجْرِ. وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi fajar. Demi malam yang sepuluh (Qs. Al-Fajr 1-2)

Sebagian mufassir, termasuk Ibnu Katsir memaknai malam yang sepuluh itu sebagai sepuluh hari Zulhijjah.

Selain itu, Imam Ibnu Abbas Ra berkata, Rasulullah Saw bersabda:

“Tidak ada hari yang amal salih padanya lebih utama dari amalan di hari-hari sepuluh. Para sahabat bertanya “Tidak juga jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab “Jihad fii sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan apapun” (HR Bukhari)

 

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili dan Fathul Mu’in karya Ahmad Zainudin bin Abdul Aziz Al-Malibari. 


(SBH)
Posted by Sobih AW Adnan