Sambut Ramadhan, Ini 5 Keutamaan Puasa yang Harus Diketahui

Octri Amelia Suryani - Ramadhan Puasa Al-Quran Nabi Muhammad Saw 21/03/2022
Ramadhan (Gambar oleh chiplanay dari Pixabay)
Ramadhan (Gambar oleh chiplanay dari Pixabay)

Oase.id - Sebentar lagi umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadhan. Bulan yang sangat dipercaya penuh berkah. Pada bulan Ramadhan, banyak keutamaan luar biasa yang hendaknya diketahui. Sebab, Allah akan melipatgandakan pahala dari setiap amal kebaikan yang dilakukan umat manusia.

Puasa pada bulan Ramadhan bukan hanya menahan rasa lapar dan dahaga. Saat berpuasa seseorang juga diwajibkan untuk mengendalikan hawa nafsu dan pancaindra ke arah yang positif.

Dengan niat dan menjalankannya dengan benar, ibadah puasa Ramadhan dapat memberikan keutamaan kepada setiap umat muslim yang menjalaninya.

Berikut, Oase.id merangkum 5 keutamaan puasa Ramadhan yang luar biasa:

1. Jalan meraih takwa

Puasa adalah jalan meraih takwa. Sebagaimana Allah Swt berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 183:

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

2. Penghalang dari Siksa Neraka

Dengan berpuasa dapat menghindarkan kita dari siksa neraka. Berdasarkan hadis shahih dari Utsman bin Abil-‘Ash radhiyallahu’anhu bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

الصيام جنة من النار كجنة أحدكم من القتال 

Artinya: Puasa adalah perisai dari neraka, seperti perisai salah seorang diantara kamu dari peperangan. (HR Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah dengan sanad shahih)

3. Memberi Syafaat pada Hari Kiamat

عَنْ عَبْدِاللهِ بِنِ عُمَرَوَ رَضَىَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصّـِيَامُ وَالقُرْآنُ يَشْفَعَانِ للِعَبْدِ، يَقُوْلُ الصّـيِامُ رَبِّ أِنّي مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ والشَّرابَ في النَّهارِ فَشَفِّعنِيْ فِيهِ، وَيَقُوْلُ القُرْآنُ رَبِّ اِنّيِ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللّيْلِ فَشَفِّعني فِيهِ فَيُشَفَّعَاَنِ. (رواه أحمد وابن ابي الدنيا والطبراني في الكبير والحاكم وقال صحيح على شرط مسلم).

Artinya: Dari Abdullah bin Amr RA berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Shaum dan Alquran akan memberi syafaat bagi hamba (yang mengerjakannya). Shaum akan memohon, ‘Ya Allah, aku akan menghalanginya dari makan dan minum pada siang hari, maka terimalah syafaatku ini untuknya.’ Dan Alquran berkata, ‘Ya Allah, aku telah menghalangi dari tidur pada malam hari, maka terimalah syafaatku ini untuknya.’ Akhirnya kedua syafaat itu diterima.” (HR Ahmad)

4. Pengekang Syahwat

Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis riwayat Bukhari:

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ عَلْقَمَةَ وَالْأَسْوَدِ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَبَابًا لَا نَجِدُ شَيْئًا فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ. رواه البخاري 

Artinya: Dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata, “Aku bersama ‘Alqamah dan Aswad menemui Abdullah (bin Mas’ud), lalu Abdullah berkata, “Kami ketika masih muda pernah bersama dengan Nabi saw., lalu beliau bersabda kepada kami, “Wahai golongan pemuda, siapa yang mampu menikah, maka menikahlah, karena sungguh hal itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat menjaga kemaluan, dan siapa yang tidak mampu (menikah) maka hendaklah ia berpuasa, karena itulah pengendali baginya.” (H.R. Al-Bukhari)

5. Membuka Pintu Surga Ar-Rayyan

Bagi orang yang berpuasa, ada pintu surga Ar-Rayyan sebagai imbalan. Rasulullah ﷺ bersabda:

عن سهل رضي الله عنه، عن النبی ﷺ قال: (إن في الجنة بابا يقال له الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة، لا يدخل منه أحد غيرهم، يقال أين الصائمون، فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم، فإذا دخلوا أغلق، فلم يدخل منه أحد)

Artinya: Diriwayatkan dari Sahl r.a. bahwa Nabi Saw. pernah bersabda: "Di surga ada sebuah pintu bernama Ar-Rayyan yang kelak pada hari kiamat akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa, tanpa ada seorangpun selain mereka yang memasukinya. Dikatakan pada hari itu, 'Mana orang-orang yang berpuasa?' Maka mereka pun bangkit untuk memasuki pintu itu tanpa seorangpun selain mereka yang memasukinya. Ketika mereka sudah masuk semua, pintu itu ditutup dan tidak ada lagi seorangpun yang memasukinya."


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus