Kisah Pria yang Dianggap Ahli Maksiat Ternyata Dijamin Surga karena Sedekah Diam-Diam

N Zaid - Sedekah 28/02/2026
Foto ilustrasi: AI Generated
Foto ilustrasi: AI Generated

Oase.id - Di mata manusia, seseorang bisa saja terlihat biasa, bahkan buruk. Namun di sisi Allah, bisa jadi ia menyimpan amal yang begitu agung dan tak pernah diketahui siapa pun. Kisah yang diangkat dalam ceramah Ustadz Khalid Basalamah ini mengajak kita merenung: jangan-jangan keselamatan seseorang bukan pada penampilan lahirnya, melainkan pada rahasia keikhlasan yang tersembunyi.

Cerita ini tentang amanah, sedekah diam-diam, dan akhir hidup yang husnul khatimah.

Mimpi Tiga Kali Berturut-Turut Bertemu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

Kisah ini bermula dari seorang dai asal Maroko, Afrika Utara. Dalam ceramahnya, Ustadz Khalid menceritakan bahwa dai tersebut bermimpi bertemu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Dalam mimpi itu, Rasulullah menyampaikan pesan agar ia mendatangi seseorang di Mekkah dan menyampaikan kabar gembira bahwa orang tersebut termasuk ahli surga.

Mimpi itu tidak terjadi sekali, melainkan tiga kali berturut-turut. Dalam hadis sahih disebutkan bahwa siapa yang melihat Nabi dalam mimpi, maka itu benar adanya, karena setan tidak bisa menyerupai beliau.

Karena penasaran sekaligus merasa memiliki amanah, dai asal Maroko tersebut akhirnya memutuskan berangkat umrah ke Mekkah untuk mencari orang yang disebutkan dalam mimpinya.

Dicari-cari, Ternyata Sosok yang Buruk di Mata Masyarakat

Setibanya di Mekkah, ia meminta bantuan beberapa rekannya untuk mencari seseorang dengan nama lengkap dan suku tertentu seperti yang disebutkan dalam mimpi.

Setelah beberapa hari mencari, akhirnya mereka menemukan alamat orang tersebut di salah satu perkampungan. Namun, respons warga setempat justru mengejutkan.

Orang yang dicari itu dikenal sebagai sosok yang buruk di lingkungan tersebut. Ia disebut jarang salat dan sering bermaksiat. Bahkan warga sempat mengatakan bahwa mereka tidak layak bertemu dengan orang seperti itu.

Namun sang dai tetap bersikeras ingin bertemu dan menyampaikan pesan yang diamanahkan kepadanya.

Kaget dan Menangis Mendengar Kabar Surga

Ketika pintu rumah diketuk dan dibuka, tampak seorang pria dengan penampilan biasa. Dai dari Maroko itu kemudian memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa ia datang jauh-jauh hanya untuk menyampaikan pesan dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melalui mimpi: bahwa pria tersebut termasuk ahli surga.

Mendengar hal itu, pria tersebut terkejut dan menangis. Ia merasa dirinya tidak layak mendapat jaminan seperti itu.

“Demi Allah, tidak ada orang yang lebih buruk dari saya di tempat ini,” ujarnya lirih.

Namun sang dai menegaskan bahwa ia tidak datang untuk menilai, melainkan hanya menyampaikan amanah. Ia pun bertanya, amalan apa yang dilakukan hingga mendapat kabar gembira tersebut.

Rahasia Amal yang Tak Diketahui Siapa Pun

Setelah didesak, pria itu akhirnya mengingat satu amalan yang selama ini ia sembunyikan.

Ia memiliki seorang tetangga janda dengan tiga anak yang hidup dalam kesulitan sejak suaminya meninggal. Tanpa diketahui siapa pun, pria itu bertekad memberikan setengah dari gajinya setiap bulan untuk membantu kebutuhan mereka.

“Tidak ada yang tahu kecuali saya dan Allah,” ungkapnya.

Amalan sederhana namun dilakukan dengan penuh keikhlasan itulah yang diduga menjadi sebab kemuliaannya di sisi Allah.

Taubat dan Husnul Khatimah di Masjid

Mendengar kabar tersebut, pria itu semakin tersentuh. Ia kemudian mandi, membersihkan diri, dan diajak ke masjid untuk salat berjamaah.

Dalam salat Magrib itu, ia menangis tersedu-sedu. Setelah salam, ketika disentuh oleh rekannya, tubuhnya telah terkulai. Ia wafat dalam keadaan selesai menunaikan salat.

Allah menutup hidupnya dengan husnul khatimah.

Pelajaran: Jangan Remehkan Amal yang Ikhlas

Kisah ini menjadi pengingat bahwa ukuran manusia berbeda dengan ukuran Allah. Seseorang yang tampak biasa, bahkan buruk di mata masyarakat, bisa jadi memiliki rahasia amal yang besar di sisi-Nya.

Sebagaimana sabda Nabi, siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya.

Di akhir ceramahnya, Ustadz Khalid mengajak umat Islam untuk tidak meremehkan kesempatan membantu sesama, sekecil apa pun itu. Bisa jadi, sedekah yang kita anggap kecil justru menjadi sebab keselamatan kita di akhirat.

Semoga kisah ini menjadi motivasi untuk memperbanyak amal ikhlas dan segera bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

 


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus