Edirne: Perpaduan Sempurna Antara Sejarah Ottoman, Alam, dan Kuliner Lezat

Oase.id - Terletak di Wilayah Marmara di Turki, Edirne adalah kota yang memadukan gema kuno kerajaan masa lalu, ketenangan alam, dan warisan kuliner yang kaya yang membentang dari dapur kerajaan hingga meja makan modern. Dengan akar sejarah yang dalam dan tradisi budaya yang semarak, Edirne menarik pengunjung lokal dan internasional sepanjang tahun, menawarkan pengalaman yang unik dan tak terlupakan.
Dulunya ibu kota kedua Kekaisaran Ottoman, Edirne sering disebut sebagai pintu gerbang Turki ke Eropa. Berlandaskan sejarah selama berabad-abad, kota ini menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk membenamkan diri dalam warisan Ottoman, Romawi, dan Bizantium, sambil menikmati pemandangan indah dan hidangan lokal yang lezat.
Menuju Edirne
Menuju Edirne mudah. Dari Bandara Istanbul, wisatawan dapat menempuh perjalanan 2,5 jam dengan mobil, sedangkan perjalanan dari Ankara memakan waktu sekitar enam jam. Bagi mereka yang lebih menyukai pengalaman yang lebih indah, perjalanan kereta api juga merupakan pilihan yang populer.
Sejarah
Peran Edirne sebagai persimpangan peradaban merupakan salah satu aspek yang paling menarik. Pada tahun 1361, Sultan Murad I menaklukkan kota tersebut, menjadikannya ibu kota Kekaisaran Ottoman hingga penaklukan Istanbul. Selama periode ini, Edirne berkembang sebagai pusat budaya dan intelektual dan kekayaan arsitekturnya menjadi bukti dari era yang makmur ini.
Salah satu bangunan penting kota ini adalah Masjid Selimiye, situs Warisan Dunia UNESCO yang sering dianggap sebagai mahakarya arsitek besar Ottoman, Mimar Sinan. Masjid megah ini, dengan kubahnya yang menjulang tinggi dan detail yang rumit, mendominasi cakrawala dan memamerkan puncak arsitektur Ottoman. Berdekatan dengan masjid, Kompleks Selimiye mencakup külliye (kompleks) dengan sekolah, rumah sakit, dan bangunan lain yang mencerminkan pemahaman tingkat tinggi pada masa itu.
Pengunjung juga dapat menjelajahi Istana Edirne (Yeni Saray), istana terbesar kedua di Kekaisaran Ottoman setelah Istana Topkapi. Selain itu, Masjid Eski, yang terkenal dengan prasasti kaligrafinya yang besar, menawarkan sekilas pandang yang menarik ke dalam warisan artistik pada masa itu. Kota ini juga menawarkan Kompleks Sultan Bayezid II, rumah bagi Museum Kesehatan Sultan Bayezid II, yang dulunya merupakan rumah sakit yang dibangun pada tahun 1488 dan menawarkan sekilas pandang ke dalam praktik medis Ottoman.
Bagi mereka yang tertarik untuk menyelami sejarah panjang kota ini, kunjungan ke Arena Gulat Minyak Kırkpınar adalah suatu keharusan. Dirayakan sejak 1362, tradisi kuno ini bukan hanya sekadar acara olahraga, tetapi juga fenomena budaya yang telah mendapatkan tempatnya dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO. Festival ini terus menarik ribuan pengunjung setiap tahun untuk menyaksikan kompetisi gulat tertua di dunia.
Di antara objek wisata Edirne yang paling menarik adalah Museum Kesehatan Sultan Bayezid II, yang terletak di dalam Kompleks Bayezid II. Didirikan pada tahun 1488 oleh Sultan Bayezid II, bekas rumah sakit Ottoman ini berfungsi sebagai pusat penyembuhan tempat pasien menerima perawatan gratis. Pameran museum menawarkan wawasan tentang praktik penyembuhan saat itu, yang banyak di antaranya menggabungkan pengetahuan medis dengan terapi holistik.
Direktur museum, Enver Şengül, menyoroti peran unik musik dalam proses perawatan. Di masa lalu, sekelompok musisi akan memainkan melodi yang menenangkan untuk membantu pasien pulih. Pendekatan terapi ini, dipadukan dengan suara aliran air yang menenangkan dan aroma harum taman di dekatnya, menciptakan lingkungan yang berfokus pada penyembuhan fisik dan spiritual. Konsep penggunaan musik untuk penyembuhan sudah ada sejak zaman Seljuk dan berlanjut hingga era Ottoman.
Keindahan alam
Bagi para pencinta alam, Edirne menawarkan banyak pengalaman luar ruangan. Bentang alam Teluk Saros yang tenang, Sungai Tunca, dan Sungai Maritsa (Meriç) menyediakan suasana yang indah untuk bersantai atau melakukan aktivitas air. Selain itu, Hutan Musabeyli dan Taman Nasional Danau Gala sangat cocok untuk hiking dan mengamati burung, menawarkan kesempatan untuk membenamkan diri dalam keindahan alam wilayah tersebut.
Distrik Karaağaç yang damai, yang terletak di pinggiran kota, merupakan permata tersembunyi lainnya. Terkenal karena pesonanya yang tenang, Karaağaç merupakan rumah bagi stasiun kereta api bersejarah yang telah diubah menjadi ruang pameran, yang menambahkan sentuhan budaya yang unik ke daerah tersebut.
Warisan kuliner
Warisan kuliner Edirne sama kaya dan beragamnya dengan sejarahnya, yang dipengaruhi oleh masanya sebagai ibu kota Kekaisaran Ottoman. Kuliner kota ini merupakan perpaduan cita rasa yang lezat, dengan banyak hidangan yang diwariskan turun-temurun dan disajikan di restoran dan rumah-rumah setempat.
Hidangan yang wajib dicoba di Edirne adalah Edirne Tava Ciğeri yang terkenal, atau hati goreng ala Edirne. Dibuat dengan hati yang diiris tipis dan digoreng dengan sempurna, hidangan ini telah menjadi identik dengan kota ini. Selain hati, Keju Putih Edirne, yang dikenal juga sebagai keju feta, merupakan makanan khas daerah lainnya, yang menawarkan rasa lembut dan asam yang sangat cocok dipadukan dengan roti segar dan buah zaitun.
Warisan kuliner Edirne juga mencakup Kapama, hidangan daging yang dimasak dengan lambat dan Ciğer Sarma, bungkusan lezat yang terbuat dari hati. Bagi mereka yang suka makanan manis, hidangan penutup Edirne menawarkan cita rasa sejarah yang unik. Badem Ezmesi, pasta almond tradisional, dan Deva-i Misk Helvası, kudapan manis yang sudah lama ada hubungannya dengan Ottoman, hanyalah beberapa contoh kudapan manis yang terinspirasi dari kerajaan di kota ini. Terakhir, kunjungan ke Edirne tidak akan lengkap tanpa mencicipi Kue Almond (Bademli Kurabiye) khas kota ini, kudapan renyah nan lezat yang menunjukkan kecintaan penduduk setempat terhadap almond.
Kerajinan tangan, tradisi
Selain situs bersejarah dan keindahan alamnya, Edirne juga terkenal dengan dunia kerajinannya yang semarak. Pengunjung dapat menjelajahi Edirne Bedesten yang ramai, Ali Paşa Bazaar, dan Arasta Bazaar, tempat para perajin lokal menjual barang-barang buatan tangan, produk organik, dan kuliner tradisional. Pasar-pasar ini memberikan kesempatan yang sempurna untuk membenamkan diri dalam budaya lokal dan membeli suvenir unik.
Tradisi budaya Edirne yang kaya telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO, yang telah mendaftarkan beberapa praktik kota tersebut dalam daftar Warisan Budaya Takbenda. Di antaranya adalah Festival Gulat Minyak Kırkpınar, seni Ebru (marmer Turki), dan kerajinan pembuatan ubin tradisional. Selain itu, situs-situs seperti Masjid Selimiye, Uzunköprü, dan Kompleks Sultan Bayezid II merupakan bagian dari warisan budaya nyata kota tersebut, yang menawarkan hubungan yang lebih dalam dengan masa lalu.(aa)
(ACF)