Enam Tahun Pengabdian, Kaligrafer Irak Rampungkan Penulisan Al-Quran dengan Tangan

N Zaid - Kaligrafi Arab 31/01/2026
Kaligrafer Irak Rampungkan Penulisan Al-Qur’an dengan Tangan. Foto: TII
Kaligrafer Irak Rampungkan Penulisan Al-Qur’an dengan Tangan. Foto: TII

Oase.id - Proyek penyalinan Al-Qur’an secara manual berskala besar akhirnya rampung. Kaligrafer Ali Zaman menuntaskan penulisan tangan mushaf Al-Qur’an setelah melalui proses panjang selama enam tahun yang menuntut ketelatenan, ketepatan, dan dedikasi tinggi.

Seniman kaligrafi asal Irak itu menyelesaikan karyanya dengan detail yang sangat rapi, menjadikannya sebagai bukti perpaduan antara keahlian seni dan keteguhan iman.

Dikutip dari TRT, Zaman yang kini berusia 54 tahun menyampaikan rasa syukur dan bangganya saat berdiri di samping karyanya di Masjid Mihrimah Sultan, Istanbul. Ia menyebut penyelesaian mushaf tersebut sebagai pencapaian besar dalam hidupnya.

“Setiap kali saya memikirkan Al-Qur’an ini, saya merasa sangat bahagia. Allah memberi saya umur dan kekuatan untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

Naskah Al-Qur’an tersebut terdiri dari 302 gulungan dua sisi. Setiap lembar memiliki panjang sekitar empat meter dan lebar 1,5 meter. Media tulisnya dibuat khusus menyerupai perkamen tebal, dengan campuran bahan tradisional seperti telur, pati jagung, dan tawas. Selama pengerjaan, Zaman menulis setiap lembar secara manual dari pagi hingga petang di sebuah ruangan kecil masjid.

Ali Zaman lahir di Ranya, Irak utara, dan mulai menekuni kaligrafi sejak usia 12 tahun. Pada 2017, ia pindah ke Istanbul agar bisa fokus mengerjakan proyek penulisan Al-Qur’an tersebut. Menurutnya, Turki memiliki apresiasi yang lebih kuat terhadap seni kaligrafi.

Karya ini disebut-sebut sebagai Al-Qur’an tulisan tangan terbesar di dunia. Namun hingga kini belum mendapat pengakuan resmi. Guinness World Records masih mencatat rekor Al-Qur’an cetak terbesar yang diproduksi di Mekkah pada 2025. Zaman berharap mushaf karyanya kelak dapat dipamerkan di museum atau ruang budaya agar bisa dinikmati publik.(deshkalnews.com)


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus