Viral Dokter Jual 6.000 Sabun di TikTok Demi Wujudkan Impian Sang Ibu Berangkat Haji

N Zaid - Kisah Inspiratif 12/05/2026
Dr. Fatima Al-Zahra Ditti, kedua dari kanan, berpose untuk foto bersama keluarganya di Manila menjelang keberangkatan ibunya ke Arab Saudi pada 4 Mei 2026. (Fatima Al-Zahra Ditti)
Dr. Fatima Al-Zahra Ditti, kedua dari kanan, berpose untuk foto bersama keluarganya di Manila menjelang keberangkatan ibunya ke Arab Saudi pada 4 Mei 2026. (Fatima Al-Zahra Ditti)

Oase.id - Kisah haru seorang dokter muda asal Filipina viral di media sosial setelah berhasil memberangkatkan ibunya ke tanah suci dengan cara tak biasa: berjualan sabun lewat siaran langsung TikTok.

Fatima Al-Zahra Ditti, dokter spesialis kedokteran keluarga berusia 33 tahun, mengaku sempat bingung ketika berjanji akan mengirim ibunya menunaikan ibadah haji dalam waktu satu tahun.

Biaya perjalanan haji yang mencapai sekitar 350 ribu peso atau puluhan juta rupiah membuatnya sempat merasa mustahil memenuhi impian sang ibu.

Curhat di TikTok Berujung Jalan Rezeki

Dalam salah satu sesi live TikTok, Ditti menceritakan kegelisahannya sambil menangis. Ia mengaku sangat ingin mewujudkan impian ibunya pergi haji meski kondisi keuangannya sedang sulit.

Tak disangka, salah satu pengikutnya memberi ide untuk mencoba fitur live selling di TikTok.

Dari situlah perjuangannya dimulai.

Setelah pulang bekerja sebagai dokter setiap malam, Ditti rutin melakukan live selling dari pukul 20.00 hingga tengah malam untuk menjual sabun secara online.

“Awalnya saya hanya mencoba, tapi ternyata banyak orang yang terus datang mendukung,” ujarnya.

Berhasil Jual 6.000 Sabun

Dalam beberapa bulan, Ditti berhasil menjual lebih dari 6.000 sabun dengan komisi sekitar 57 peso per produk.

Hasil penjualan itu akhirnya cukup untuk membiayai perjalanan haji ibunya.

Kesuksesan tersebut juga didukung komunitas pengikut TikTok miliknya yang dikenal dengan nama “Kulotism”. Akun TikTok miliknya, Doc Kulot, sebelumnya banyak membagikan kisah perjuangan sebagai dokter generasi pertama di keluarganya.

Ditti berasal dari kota kecil Simunul di wilayah Tawi-Tawi dan menjalani pendidikan dengan beasiswa sejak sekolah dasar hingga kuliah kedokteran.

Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sebagai anak sulung dari lima bersaudara, Ditti harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia pada 2017.

Ia membantu membiayai sekolah adik-adiknya sambil bekerja keras demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

“Banyak orang berpikir dokter pasti kaya. Padahal kami memulai semuanya dari nol,” katanya.

Tahun lalu, Ditti mengaku masih terlilit utang dan hanya memiliki satu sumber penghasilan. Namun setelah mulai berjualan sabun di TikTok pada Mei tahun lalu, dukungan netizen mengalir deras hingga target biaya haji berhasil terkumpul pada November.

Sang Ibu Akhirnya Berangkat Haji

Ibu Ditti yang berusia 61 tahun, Mimbung, akhirnya berangkat ke Arab Saudi pada 4 Mei untuk menunaikan ibadah haji bersama ratusan ribu umat Muslim lainnya.

Menurut Ditti, sang ibu tak pernah membayangkan aktivitas sederhana seperti menjual sabun secara online bisa membawanya ke tanah suci.

“Ibu sangat bahagia dan penuh rasa syukur,” katanya.

Kisah perjuangan dokter muda ini pun menyentuh banyak pengguna media sosial dan menjadi inspirasi tentang kerja keras, bakti kepada orang tua, serta kekuatan dukungan komunitas online.(arabnews)


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus