Arab Saudi Luncurkan Layanan Video Call di Masjid Madinah untuk Bantu Jamaah Haji

N Zaid - Haji 20/05/2026
Arab Saudi Luncurkan Layanan Video Call di Masjid Madinah. Foto: Arabnews
Arab Saudi Luncurkan Layanan Video Call di Masjid Madinah. Foto: Arabnews

Oase.id - Kementerian Urusan Islam Arab Saudi meluncurkan layanan video call di Masjid Al-Qiblatain dan Masjid Sayyid Al-Shuhada di Madinah untuk membantu menjawab pertanyaan jamaah haji dan pengunjung.

Program ini menjadi bagian dari rencana operasional haji Arab Saudi tahun ini untuk meningkatkan layanan bimbingan dan edukasi keagamaan bagi para jamaah.

Layanan tersebut ditempatkan di titik-titik dengan aktivitas jamaah yang tinggi dan memanfaatkan perangkat pintar yang memungkinkan komunikasi audio maupun video secara langsung dengan para ulama dan penerjemah dalam lebih dari 30 bahasa.

Melalui layanan ini, jamaah dapat memperoleh penjelasan terkait ibadah, tata cara haji, hingga persoalan agama lainnya menggunakan bahasa masing-masing.

Selain itu, Kepresidenan Urusan Agama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga memperkuat layanan pusat edukasi terkait hukum dan adab beribadah bagi jamaah.

Pusat layanan tersebut memberikan panduan mengenai tata cara berziarah ke Masjid Nabawi serta adab saat menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan dua sahabat beliau.

Layanan disediakan melalui empat titik informasi yang tersebar di area Masjid Nabawi dan pelatarannya. Jamaah juga dapat mengakses panduan digital melalui kode layanan serta buku panduan dalam lebih dari 20 bahasa untuk berbagai negara.

Dalam rangka musim haji tahun ini, Kepresidenan Urusan Agama juga mengumumkan bahwa khutbah Arafah akan diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan disiarkan melalui platform digital resmi serta berbagai saluran media pendukung.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pesan khutbah Arafah kepada umat Islam di seluruh dunia sekaligus menyebarkan nilai Islam yang moderat.

Kepala Kepresidenan Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, mengatakan program ini mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam melayani Islam dan umat Muslim, khususnya para jamaah haji.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian dari upaya memaksimalkan dampak global musim haji melalui penyebaran konten keagamaan yang lebih luas dan mudah diakses.

Al-Sudais menambahkan proyek penerjemahan khutbah Arafah merupakan salah satu program utama yang terus dikembangkan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun.

Ia menilai langkah tersebut penting agar umat Islam non-Arab dapat memahami pesan spiritual dan kemanusiaan yang disampaikan dalam khutbah Arafah.

Untuk mendukung program itu, pihaknya mengerahkan kemampuan teknis dan media, termasuk tim khusus, agar siaran khutbah dapat menjangkau audiens global dengan kualitas terbaik. (Arabnews)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus