Sean Stone, dari Hingar-Bingar Hollywood ke Kedamaian Islam

N Zaid - Mualaf 13/02/2026
Sean Stone, sutradara Hollywood yang mualaf di Iran. Foto: AFP
Sean Stone, sutradara Hollywood yang mualaf di Iran. Foto: AFP

Oase.id - Perjalanan spiritual seseorang sering kali tak terduga. Hal itulah yang terjadi pada Sean Stone, putra sutradara ternama Hollywood, Oliver Stone. Di tengah aktivitasnya sebagai pembuat film dokumenter, Sean membuat keputusan besar dalam hidupnya yakni memeluk Islam. 

Prosesi Syahadat di Isfahan

Sejumlah media internasional pada Februari 2012 melaporkan bahwa Sean Stone mengucapkan syahadat dalam sebuah prosesi di kota Isfahan, Iran. Peristiwa itu terjadi ketika ia sedang berada di negara tersebut untuk mengerjakan proyek film dokumenter.

Menurut laporan kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency, Sean resmi menjadi seorang Muslim dan memilih nama “Ali” sebagai nama Islamnya. 

Dalam keterangannya kepada media, Sean menegaskan bahwa keputusannya masuk Islam bukan berarti meninggalkan ajaran agama sebelumnya secara emosional atau memusuhi keyakinan lain. Ia menyampaikan bahwa menerima Islam baginya berarti menerima Nabi Muhammad ﷺ serta para nabi sebelumnya. Pernyataan ini juga dikutip oleh kantor berita internasional Agence France-Presse.

Meski demikian, ia tidak secara rinci menjelaskan alasan personal di balik keputusannya tersebut.

Latar Belakang Keluarga yang Beragam

Sean Stone lahir dari keluarga dengan latar belakang agama yang beragam. Ayahnya, Oliver Stone, dikenal sebagai sutradara peraih Oscar yang menggarap film-film besar seperti Platoon dan JFK. Oliver sendiri memiliki latar belakang Yahudi dan kemudian diketahui mempraktikkan agama Buddha setelah berpindah keyakinan saat dewasa.

Sementara itu, ibu Sean berasal dari latar belakang Kristen. Dengan lingkungan keluarga yang plural secara agama, perjalanan spiritual Sean bisa dibilang tumbuh dalam suasana pencarian dan keterbukaan.

Sejak kecil, Sean juga sempat tampil dalam beberapa film sang ayah. Kini, ia mengikuti jejak dunia perfilman sebagai sineas dan dokumenteris.

Kisah Sean Stone menjadi perhatian media internasional bukan hanya karena statusnya sebagai anak figur publik, tetapi juga karena prosesnya terjadi di Iran—negara yang kerap menjadi sorotan politik global.(cnn,hollywoodreporter)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus