Arab Saudi Melarang Penggunaan 99 Nama Allah pada Kemasan dan Tas Produk
Oase.id - Kementerian Perdagangan Arab Saudi melarang pelaku usaha mencantumkan Asmaul Husna atau nama-nama indah Allah pada berbagai barang komersial sekali pakai, seperti kantong belanja, kemasan produk, dan material serupa.
Larangan ini diberlakukan untuk mencegah kemungkinan penggunaan, penanganan, atau pembuangan barang yang dapat berujung pada perlakuan tidak pantas terhadap nama-nama Allah.
Juru bicara Kementerian Perdagangan Arab Saudi, Abdulrahman Al-Hussain, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kehormatan dan kesucian Asmaul Husna.
Menurutnya, aturan ini bertujuan memastikan nama-nama Allah tidak ditempatkan pada benda-benda yang digunakan secara sembarangan atau berpotensi disalahgunakan.
Ketentuan ini juga melengkapi regulasi yang sudah berlaku terkait penamaan dan aktivitas usaha. Dalam aturan perdagangan Arab Saudi, sejumlah nama memang telah dilarang digunakan untuk kepentingan komersial, termasuk nama lembaga pemerintah serta nama tertentu yang masuk dalam daftar terlarang.
Selain itu, terdapat pula ketentuan khusus bagi pelaku usaha yang ingin menggunakan nama “Arab Saudi” atau nama kota dalam merek dagang dan identitas usaha mereka.
Dengan diberlakukannya aturan ini, pelaku usaha di Arab Saudi diwajibkan menyesuaikan desain kemasan, materi promosi, dan perlengkapan usaha lainnya agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
(ACF)