Harga Bahan Bakar Naik, Penerbangan Umrah Jadi Lebih Mahal

N Zaid - Umrah Haji 08/03/2026
Harga Bahan Bakar Naik, Penerbangan Umrah Jadi Lebih Mahal. Foto: Pixabay
Harga Bahan Bakar Naik, Penerbangan Umrah Jadi Lebih Mahal. Foto: Pixabay

Oase.id -  Calon jamaah umrah dari berbagai negara kini menghadapi kenaikan biaya perjalanan setelah harga bahan bakar pesawat melonjak tajam. Situasi ini terkait dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Pada 6 Maret, harga avtur atau jet fuel dilaporkan naik hingga sekitar 82 persen. Lonjakan ini dipicu gangguan pasokan minyak global yang berkaitan dengan situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Kenaikan harga bahan bakar tersebut memberi tekanan besar bagi maskapai penerbangan, terutama saat permintaan perjalanan umrah meningkat selama bulan suci Ramadan.

Dua maskapai yang menangani sebagian besar penerbangan umrah menuju kota suci Jeddah dan Medina, yakni Saudia dan Flynas, telah memberi peringatan kepada penumpang mengenai kemungkinan kenaikan harga tiket pada rute internasional.

Dalam praktiknya, kenaikan harga tiket yang dirasakan calon jamaah bahkan melampaui perkiraan awal.

Sejak awal Ramadan pada 5 Maret, harga tiket kelas ekonomi untuk rute umrah naik dari kisaran sebelumnya sekitar USD480–520 menjadi sekitar USD670–740 per kursi. Artinya, terjadi kenaikan sekitar USD200 untuk satu kursi.

Sementara itu, tiket kelas bisnis juga mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati USD1.860. Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi krisis bahan bakar serta semakin terbatasnya ketersediaan kursi pada sejumlah rute utama menuju Arab Saudi.

Maskapai memperingatkan bahwa jika harga avtur tidak segera stabil, mereka berpotensi menambahkan biaya tambahan (surcharge) di luar tarif yang sudah meningkat saat ini.

Jika hal itu terjadi, biaya perjalanan umrah bisa semakin memberatkan jamaah, terutama bagi calon peziarah yang memiliki anggaran terbatas.

Karena itu, calon jamaah disarankan untuk memesan tiket lebih awal, membandingkan harga dari berbagai maskapai, serta memantau pengumuman resmi dari Saudia dan Flynas terkait kemungkinan penambahan biaya penerbangan.(theislamicinformation)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus