Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah dan Apakah Wanita Sebaiknya di Rumah?

N Zaid - Salat Tarawih 13/02/2026
Apa sebenarnya keutamaan salat Tarawih berjamaah? Dan bagaimana dengan wanita, apakah lebih utama di masjid atau di rumah?. Ilustrasi: Pixabay
Apa sebenarnya keutamaan salat Tarawih berjamaah? Dan bagaimana dengan wanita, apakah lebih utama di masjid atau di rumah?. Ilustrasi: Pixabay

Oase.id - Ramadan selalu identik dengan satu ibadah istimewa di malam hari: salat Tarawih. Suasana masjid yang ramai, bacaan imam yang merdu, hingga kebersamaan umat Islam menjadi momen yang dirindukan setiap tahun. Namun, apa sebenarnya keutamaan salat Tarawih berjamaah? Dan bagaimana dengan wanita, apakah lebih utama di masjid atau di rumah?

Mari kita bahas berdasarkan keterangan para ulama dari sumber-sumber kredibel.

Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah

Salat Tarawih adalah bagian dari qiyam Ramadan. Rasulullah ﷺ pernah melaksanakannya secara berjamaah bersama para sahabat selama beberapa malam. Hadis tentang hal ini diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha dan terdapat dalam Sahih Bukhari serta Sahih Muslim.

Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Nabi ﷺ sempat keluar dan salat bersama para sahabat di masjid. Namun pada malam berikutnya beliau tidak keluar lagi karena khawatir salat malam itu diwajibkan atas umatnya.

Para ulama menjelaskan bahwa kekhawatiran tersebut hilang setelah wafatnya Nabi ﷺ, sehingga pada masa Khalifah Umar bin Khattab, kaum Muslimin dikumpulkan untuk salat Tarawih berjamaah di bawah satu imam. Kebijakan ini disepakati para sahabat dan menjadi praktik yang terus berlangsung hingga sekarang.

Dalam penjelasan di IslamQA disebutkan bahwa salat Tarawih berjamaah di masjid lebih utama bagi laki-laki karena mengikuti praktik para sahabat dan menghadirkan syiar Islam yang kuat. Bahkan terdapat hadis yang menyebutkan bahwa siapa yang salat bersama imam hingga selesai, maka ia dicatat seperti salat semalam penuh.

Keutamaan berjamaah juga menghadirkan semangat kolektif, kekhusyukan yang lebih terasa, serta kesempatan mendengarkan bacaan Al-Qur’an secara lengkap selama Ramadan.

Bagaimana dengan Wanita?

Lalu muncul pertanyaan: apakah wanita juga lebih utama salat Tarawih di masjid?

Dalam hadis sahih, Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah pergi ke masjid.” Hadis ini menunjukkan bahwa wanita boleh pergi ke masjid untuk salat, termasuk Tarawih.

Namun dalam riwayat lain disebutkan bahwa salat wanita di rumahnya lebih baik baginya. Para ulama menggabungkan dua dalil ini dengan penjelasan yang seimbang.

Penjelasan di Rumaysho menerangkan bahwa hukum asalnya wanita boleh ke masjid selama aman dari fitnah dan menjaga adab syar’i. Akan tetapi, jika salat di rumah lebih menjaga kehormatan, kekhusyukan, dan tidak menimbulkan mudarat, maka itu lebih utama baginya.

Artinya, bukan larangan mutlak untuk ke masjid, tetapi pertimbangan maslahat dan kondisi.

Jika seorang wanita merasa lebih khusyuk di rumah, atau memiliki tanggung jawab keluarga yang membuatnya lebih mudah beribadah di rumah, maka salat Tarawih di rumah sangat baik dan berpahala. Sebaliknya, jika suasana masjid membantunya lebih semangat dan tetap dalam batas syariat, maka tidak mengapa ia hadir.


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus