Masjid Kowloon: Identitas Muslim di Tengah Gemerlap Hong Kong

N Zaid - Masjid 26/02/2026
Kredit Foto: Shafak Thaika
Kredit Foto: Shafak Thaika

Oase.id - Hong Kong dikenal sebagai kota yang padat, modern, dan multikultural. Namun di balik gemerlapnya deretan gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan, berdiri sebuah simbol penting bagi komunitas Muslim di kota itu — Masjid Kowloon atau Kowloon Masjid and Islamic Centre, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial kaum Muslim di salah satu kawasan tersibuk Hong Kong.

Landmark Islam Terbesar di Hong Kong

Masjid Kowloon terletak di persimpangan Nathan Road dan Haiphong Road, kawasan Tsim Sha Tsui yang ramai dan strategis di Kowloon. Bangunan tersebut menjadi simbol sejarah panjang Muslim di wilayah yang sebagian besar penduduknya memeluk agama lokal dan Buddha.

Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah; sejak dibangun ulang pada tahun 1984, ia menjadi salah satu pusat komunitas utama bagi Muslim di Hong Kong. Dengan arsitektur khas Islam yang megah — dinding dan lantai berbalut marmer putih, serta empat menara setinggi sekitar 11 meter — masjid ini bisa menampung hingga sekitar 3.500 jamaah setiap harinya.

Sejarah dan Peran Sosial

Awalnya, Masjid Kowloon dibangun pada akhir abad ke-19 oleh garnisun Muslim yang ditempatkan oleh tentara Inggris di Hong Kong. Masjid ini kemudian direlokasi dan dibangun kembali di lokasi sekarang setelah struktur lama mengalami kerusakan akibat pembangunan sistem kereta bawah tanah.

Hari ini, selain menjadi tempat salat lima waktu dan salat Jumat yang penuh jamaah, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan. Di dalam kompleksnya terdapat beberapa ruangan seperti aula komunitas, perpustakaan, dan madrasah tempat anak-anak belajar Alquran dan bahasa Arab.

Fungsi Pendidikan dan Dakwah

Komunitas Masjid Kowloon secara rutin menyediakan ruang belajar dan kajian keislaman bagi berbagai kelompok usia. Anak-anak hingga dewasa belajar Alquran, serta bahasa Arab dan Urdu, sedangkan program dakwah juga diadakan untuk memperkenalkan Islam kepada masyarakat luas.

Tak hanya itu, masjid ini juga menjadi tempat berkumpulnya Muslim dari berbagai negara selama bulan Ramadhan, termasuk kegiatan buka puasa bersama dan salat Tarawih yang diikuti ribuan jamaah.

Ikon Multikulturalisme dan Toleransi

Masjid Kowloon menjadi bukti betapa Islam menjadi bagian dari mozaik budaya di Hong Kong yang beragam. Di tengah kehidupan kota yang serba cepat, masjid ini tetap menjadi tempat yang membuka ruang bagi persaudaraan, toleransi, dan dialog antarpemeluk agama.

Bagi wisatawan Muslim atau siapa pun yang ingin mengenal Islam di Hong Kong lebih dekat, Masjid Kowloon bukan sekadar bangunan bersejarah — ia adalah saksi kebersamaan, toleransi, dan spiritualitas yang hidup di jantung salah satu kota paling dinamis di dunia. (Islamic Trust HK)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus