Syarat Bertaubat, Agar Mendapat Ampunan Allah Swt

Lampost.co - Taubat Dosa 16/04/2022
Ustaz Sobih Adnan dalam Kajian Jumat Pagi, Kitab Riyadhus Shalihin, Bab 2: Taubat, di Masjid Nursiah Daud Paloh (NDP) Kompleks Harian Umum Lampung Post.
Ustaz Sobih Adnan dalam Kajian Jumat Pagi, Kitab Riyadhus Shalihin, Bab 2: Taubat, di Masjid Nursiah Daud Paloh (NDP) Kompleks Harian Umum Lampung Post.

Oase.id - Taubat berasal dari kata "taba-yatubu' bermakna kembali. Melalui pertaubatan, seorang muslim kembali kepada Allah Swt setelah melakukan dosa kecil maupun besar. 

Ustaz Sobih Adnan, menjelaskan ada tiga unsur pokok yang mesti dilalui manusia saat bertaubat. Pertama, ilm (pengetahuan), artinya orang yang bertaubat harus mengetahui dosa yang dilakukannya atau dampak dari kesalahan yang diperbuatnya.

"Manusia bisa berada pada level tidak mengetahui dirinya berbuat dosa. Hidupnya terasa santai, tanpa merasa bersalah, takut, bahkan membanggakan bentuk maksiat yang dilakukannya. Orang-orang model ini akan sangat susah memanfaatkan peluang taubat," ujar Sobih, dalam Kajian Jumat Pagi, Kitab Riyadhus Shalihin, Bab 2: Taubat, di Masjid Nursiah Daud Paloh (NDP) Kompleks Harian Umum Lampung Post, Jumat, 15 April 2022.

Kedua, lanjut dia, adalah hal (kondisi kejiwaan). Menurutnya, pengetahuan tentang dosa itu pada akhirnya membuat muslim merasa menyesal dan meminta ampunan. 

Ketiga adalah amal (aktivitas), permohonan ampun dan penyesalan tidaklah cukup. Pertaubatan harus disertai aktivitas atau ikhtiar untuk tidak kembali pada dosa-dosa yang dilakukannya.

"Tanpa tahapan-tahapan ini, manusia akan sulit merasakan output dari taubat atau tidak bisa dikatakan bertaubat," kata dia.

Pria yang karib disapa Gus Sobih itu juga menyebut ada perbedaan mencolok dalam pertaubatan atas dosa yang dilakukan kepada Allah Swt dan kepada sesama manusia.

"Jika pertaubatan dilakukan menyangkut hak-hak adami, atau mempunyai kesalahan kepada sesama manusia, maka kita wajib menambah tiga syarat itu dengan meminta maaf kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Namun, jika orang yang ingin dimintai maaf susah ditemukan, maka bisa dilanjutkan ke keluarga atau ke pihak ahli waris.

"Apabila berkaitan dengan pengembalian harta dan ahli waris pun tidak bisa dilacak, maka harta itu bisa dialokasikan untuk beramal ke lembaga sosial keagamaan ataupun untuk kemakmuran masjid," ujarnya.

Dia mengatakan, Allah Swt sangat senang kepada hamba-Nya yang bertaubat. Di dalam momentum Ramadhan, pertaubatan menjadi makin strategis seiring berlimpahnya pengampunan dari Allah Swt.

"Jangan pernah takut taubat tidak diampuni. Sebab, Innallaha yaghfiru adzunuba jami'an, sesungguhnya Allah akan mengampuni seluruh dosa manusia," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Lampost.co dengan judul: "Tiga Syarat Bertaubat"


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus