Arab Saudi Luncurkan Kartu Digital Mualaf, Kini Bisa Diakses Langsung Lewat Tawakkalna

N Zaid - Mualaf Arab Saudi 30/07/2026
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Oase.id - Pemerintah Arab Saudi resmi meluncurkan layanan kartu digital bagi mualaf (New Muslim Card) yang memungkinkan seluruh proses masuk Islam dilakukan secara daring, mulai dari pengajuan hingga penerbitan kartu resmi. Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital layanan keagamaan di Kerajaan.

Peluncuran layanan tersebut dilakukan oleh Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, Sheikh Dr. Abdullatif Al Alsheikh, di kantornya di Riyadh pada Minggu, 26 Juli 2026.

Seluruh Proses Masuk Islam Kini Dilakukan Secara Online

Melalui sistem baru ini, seseorang yang ingin memeluk agama Islam tidak lagi harus mengurus proses administrasi secara manual. Pemohon cukup mengajukan permohonan secara elektronik melalui sistem yang disediakan Kementerian Urusan Islam.

Setelah permohonan diverifikasi dan disetujui, kartu digital mualaf akan diterbitkan secara otomatis dan langsung tersedia di aplikasi Tawakkalna, platform layanan digital resmi milik pemerintah Arab Saudi.

Integrasi sistem ini juga terhubung dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) sehingga data dapat diproses secara aman dan terverifikasi.

Dilengkapi QR Code untuk Verifikasi Keaslian

Setiap kartu digital mualaf dilengkapi kode QR yang dapat dipindai oleh instansi atau pihak berwenang untuk memastikan keaslian dokumen serta memverifikasi bahwa kartu tersebut benar-benar diterbitkan oleh Kementerian Urusan Islam Arab Saudi.

Dengan sistem ini, para mualaf dapat langsung menggunakan kartu digital tersebut tanpa harus menunggu pencetakan kartu fisik maupun dokumen kertas sebagai bukti pengesahan.

Tingkatkan Akurasi Data Mualaf

Selain mempermudah layanan bagi para mualaf, Kementerian Urusan Islam menyatakan bahwa sistem digital ini juga akan membantu pemerintah mengelola basis data mualaf secara lebih akurat.

Data yang terkumpul diharapkan dapat mendukung penyusunan laporan, evaluasi, serta perencanaan program pembinaan dan dakwah yang lebih efektif di masa mendatang.

Peluncuran kartu digital mualaf ini menjadi salah satu langkah terbaru Arab Saudi dalam memperluas digitalisasi layanan publik sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi keagamaan di era transformasi digital.(TII)


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus