Aktor Breaking Bad Giancarlo Esposito Dikabarkan Masuk Islam Saat Syuting di Arab Saudi
Oase.id - Aktor Hollywood Giancarlo Esposito, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Gus Fring dalam serial TV Breaking Bad, dikabarkan telah memeluk agama Islam saat menjalani proses syuting di Arab Saudi.
Laporan yang beredar pada Minggu menyebutkan bahwa Esposito mengucapkan syahadat, yakni deklarasi keimanan dalam Islam, selama berada di Arab Saudi. Kabar tersebut disampaikan oleh Ketua General Entertainment Authority Arab Saudi, Turki Al-Sheikh.
Menurut Turki Al-Sheikh, Esposito tidak hanya mengucapkan syahadat, tetapi juga ikut melaksanakan salat berjamaah bersama anggota tim produksi di sebuah masjid tempat mereka beraktivitas selama proses syuting berlangsung.
Keputusan aktor berusia 68 tahun itu disebut muncul setelah ia mendapatkan pengalaman positif selama tinggal di Arab Saudi dan berinteraksi secara langsung dengan komunitas Muslim yang terlibat dalam proyek produksi yang tengah dikerjakannya.
Turki Al-Sheikh mengatakan Esposito mengungkapkan rasa kagum terhadap keramahan masyarakat serta suasana persaudaraan yang ia rasakan selama berada di negara tersebut.
Kabar tersebut semakin menarik perhatian publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan Esposito berada di dalam masjid dan mengikuti salat bersama sejumlah anggota kru produksi.
Giancarlo Esposito merupakan salah satu aktor senior Hollywood dengan karier yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Selain terkenal lewat perannya sebagai Gus Fring di Breaking Bad, ia juga dikenal melalui penampilannya dalam serial Better Call Saul dan The Mandalorian.
Perannya sebagai Gus Fring membuat Esposito meraih pengakuan internasional dan berbagai nominasi penghargaan bergengsi di industri hiburan.
Saat ini, Esposito diketahui sedang terlibat dalam proses produksi film Seven Dogs, salah satu proyek besar yang dikembangkan di Arab Saudi. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya kerajaan memperluas industri hiburan dan perfilman nasional serta menarik lebih banyak talenta dan produksi internasional ke negara itu.(Anadolu)
(ACF)