Seperti Ini Protokol Kesehatan Penyembelihan Hewan Kurban di DKI Jakarta
Oase.id- Penyembelihan hewan kurban dalam rangka Iduladha 2020 akan dilakukan dengan protokol kesehatan. Panitia akan mengantar daging kurban ke rumah penerima.
"Selama ini pelaksanaan kurban hanya mempertimbangkan syariat Islam, namun tahun ini kami akan melaksanakannya berdasarkan protokol kesehatan dan ini harus dipatuhi oleh semuanya, baik panitia penyelenggara, orang yang berkurban, maupun para mustahik (orang yang berhak menerima kurban)," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Darjamuni dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 Juli 2020.
Penyembelihan hanya dihadiri panitia kurban dengan jumlah yang dibatasi. Darjamuni mengimbau masyarakat yang membeli hewan kurban supaya tidak datang ke lokasi pemotongan.
"Hindari kerumunan, baik oleh panitia penyelenggara, orang yang berkurban, maupun para mustahik. Kita percayakan kepada panitia untuk melakukan pemotongan hewan kurban," ujar dia.
Darjamuni menekankan panitia kurban harus dalam kondisi sehat, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta memakai masker. Area pemotongan kurban wajib disemprotkan disinfektan sebelum dan sesudah pelaksanaan.
Proses distribusi daging kurban pun tak boleh berkerumun. Panitia kurban yang bekerja sama dengan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) setempat akan mengantarkan langsung ke rumah para mustahik.
Masyarakat juga diminta memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan jual beli hewan kurban. Dengan begitu, Iduladha tahun ini berjalan baik dan berkahnya tidak berkurang.
"Meski di tengah pandemi yang semuanya serba dibatasi, namun semangat masyarakat untuk berbagi dengan cara berkurban, kami harap tidak terbatas," ujar Darjamuni.
(SBH)