Keluarga Asal Pakistan Layani Jemaah di Masjid Nabawi Selama 70 Tahun
Oase.id - Sebuah keluarga asal Provinsi Sindh, Pakistan, telah melayani teh, kopi, dan makanan bagi para pengunjung Masjid an-Nabawi di Madinah selama sekitar 70 tahun. Tradisi pelayanan ini diwariskan lintas tiga generasi dan menjadi bagian dari kehidupan di sekitar Masjid Nabawi.
Mohammed Ali Abdul Rahman Al-Sindi, yang lahir di Madinah, kini mengelola kios makanan keluarga yang dikenal sebagai “safra” di dekat Masjid Nabawi. Usaha tersebut pertama kali dirintis oleh kakeknya di kawasan Jalan Al-Ainiyah. Seiring perluasan area masjid, ayahnya kemudian memindahkan lokasi usaha tersebut.
Mohammed mulai mengambil alih pengelolaan pada 1428 Hijriah atau sekitar 2007–2008, dan sejak saat itu melanjutkan tradisi pelayanan keluarga yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Dari awalnya hanya sebuah inisiatif sederhana, usaha tersebut berkembang menjadi warisan keluarga yang bertahan melewati berbagai perubahan, termasuk perluasan masjid, relokasi, hingga pergantian generasi. Tujuan utamanya tetap sama, yakni melayani para tamu yang datang ke masjid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Selain menyediakan teh dan kopi setiap hari, keluarga ini juga rutin membagikan makanan berbuka puasa (iftar) secara gratis. Kegiatan tersebut dilakukan setiap Senin dan Kamis, pada hari-hari putih (tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah), serta sepanjang bulan Ramadan.
Tradisi berbagi makanan ini mencerminkan ajaran Islam tentang memberi makan orang yang berpuasa, yang terus dijalankan keluarga tersebut tanpa terpengaruh waktu maupun kondisi.
Anak-anak Mohammed diketahui telah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah di Madinah, memperkuat ikatan keluarga ini dengan kota yang telah mereka tinggali sejak tiga generasi lalu.
Mohammed mengungkapkan rasa syukurnya atas kehidupan di Madinah, yang ia sebut sebagai tanah penuh berkah. Ia juga mengutip ungkapan setempat bahwa rumah terbaik adalah yang paling dekat dengan masjid, sebagai gambaran atas kehormatan yang dirasakan keluarganya karena dapat tinggal dan melayani jemaah di sekitar Masjid Nabawi.(theislamicinformation)
(ACF)