Arab Saudi Umumkan Haji 2026 Bebas Wabah Penyakit, Lebih dari 1,7 Juta Jamaah Beribadah dengan Aman

N Zaid - Haji 31/05/2026
Arab Saudi Umumkan Haji 2026 Bebas Wabah Penyakit. Foto: Arabnews
Arab Saudi Umumkan Haji 2026 Bebas Wabah Penyakit. Foto: Arabnews

Oase.id - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa penyelenggaraan ibadah Haji 2026 berlangsung sukses tanpa adanya wabah penyakit maupun ancaman kesehatan masyarakat yang mengganggu para jamaah.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan kondisi kesehatan jamaah tetap stabil sepanjang musim haji, menjadikan penyelenggaraan tahun ini sebagai salah satu yang paling aman di tengah berbagai tantangan kesehatan global.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad AlJalajel, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesiapan sistem kesehatan nasional yang didukung koordinasi erat antara berbagai lembaga pemerintah dan otoritas penyelenggara haji.

Menurutnya, Arab Saudi menyadari tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan jutaan jamaah yang datang dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah haji.

"Kami memastikan seluruh layanan kesehatan, pencegahan, penanganan darurat, dan pengobatan tersedia selama 24 jam bagi para jamaah," ujarnya.

Yang menarik, tidak ditemukan satu pun kasus dugaan maupun kasus terkonfirmasi penyakit menular di kalangan jamaah haji, meskipun dunia saat ini masih menghadapi sejumlah ancaman kesehatan internasional, termasuk kasus Ebola dan hantavirus di beberapa wilayah.

Kementerian Kesehatan menyebut keberhasilan tersebut didukung oleh persiapan yang dilakukan jauh sebelum musim haji dimulai. Sistem pemantauan kesehatan yang ketat, pengawasan berkelanjutan, serta kesiapsiagaan tenaga medis menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan kesehatan para tamu Allah.

Pemerintah Arab Saudi juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, aparat keamanan, serta berbagai instansi yang terlibat dalam operasional haji tahun ini.

Sementara itu, pada 13 Zulhijah, jamaah yang masih berada di Mina menyelesaikan rangkaian ibadah dengan melaksanakan lontar jumrah terakhir pada hari ketiga Tasyrik.

Proses pergerakan jamaah di kompleks Jamarat dilaporkan berlangsung lancar berkat penerapan sistem manajemen kerumunan modern dan perencanaan lapangan yang matang.

Tim medis dan petugas keamanan disiagakan di berbagai titik untuk membantu jamaah dan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman.

Setelah menyelesaikan ritual di Mina, para jamaah melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram di Makkah untuk menunaikan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan sebelum kembali ke negara masing-masing.

Berdasarkan data resmi pemerintah Saudi, lebih dari 1,7 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia mengikuti ibadah Haji 2026. Keberhasilan menjaga kesehatan jutaan jamaah tanpa munculnya wabah penyakit menjadi pencapaian penting bagi Arab Saudi dalam penyelenggaraan salah satu pertemuan manusia terbesar di dunia.(Arabnews)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus