Arab Saudi Resmi Tutup Musim Haji 2026, Persiapan Haji Tahun Depan Langsung Dimulai
Oase.id - Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan berakhirnya penyelenggaraan ibadah Haji 2026 yang diikuti lebih dari 1,7 juta jemaah dari berbagai negara. Menariknya, persiapan untuk musim haji berikutnya langsung dimulai bahkan sebelum seluruh jemaah kembali ke negara asal mereka.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa berakhirnya satu musim haji sekaligus menjadi awal dimulainya evaluasi dan penyusunan rencana operasional untuk penyelenggaraan haji tahun depan.
Data dari Otoritas Umum Statistik Arab Saudi menunjukkan total 1.707.301 jemaah menunaikan ibadah haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.546.655 jemaah berasal dari luar negeri, sementara 160.646 lainnya merupakan warga negara dan penduduk yang tinggal di Arab Saudi.
Lebih dari 1,7 Juta Jemaah Ikuti Haji 2026
Pemerintah Saudi menilai penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar berkat koordinasi berbagai lembaga keamanan, kesehatan, pelayanan publik, serta instansi pendukung lainnya.
Pengamanan dan pelayanan dilakukan secara menyeluruh di Makkah, Mina, Arafah, dan Muzdalifah guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman dan tertib.
Ribuan personel keamanan dikerahkan untuk mengatur pergerakan jemaah, memberikan bantuan, serta menjaga keselamatan selama pelaksanaan ritual haji.
Teknologi dan Program Jalur Makkah Permudah Kedatangan Jemaah
Arab Saudi juga mengandalkan berbagai inovasi layanan untuk mempercepat proses kedatangan jemaah internasional.
Salah satunya melalui Program Makkah Route Initiative yang tahun ini kembali dijalankan untuk kedelapan kalinya. Program tersebut diterapkan di 17 titik keberangkatan yang tersebar di 10 negara.
Melalui program tersebut, berbagai proses administrasi dan keimigrasian dapat diselesaikan sebelum jemaah berangkat ke Arab Saudi, sehingga mempercepat layanan setibanya di Tanah Suci.
Selain itu, otoritas bandara, pelabuhan, serta pos perbatasan darat juga dikerahkan untuk memastikan kedatangan jemaah berjalan lancar sejak awal perjalanan.
Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas Utama
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama selama musim haji berlangsung.
Berbagai rencana pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta pengelolaan kerumunan diterapkan untuk memfasilitasi perpindahan jutaan jemaah antara Mina, Arafah, dan Muzdalifah.
Pemerintah Saudi menyebut prosesi lempar jumrah dan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan dapat berlangsung dengan aman dan tertib tanpa gangguan berarti.
Persiapan Haji 2027 Langsung Dimulai
Usai berakhirnya musim haji, evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem pengamanan dan pelayanan langsung dilakukan dari kawasan Mina.
Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa setiap musim haji akan menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas layanan pada tahun berikutnya.
Seluruh operasi Haji 2026 berlangsung di bawah pengawasan langsung Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sekaligus Ketua Komite Tertinggi Haji, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz.
Pemerintah Saudi berharap penyelenggaraan Haji 2026 meninggalkan kesan positif bagi jutaan jemaah dan menjadi bukti komitmen Kerajaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah dari seluruh dunia.(Arabnews)
(ACF)