Ini Penjelasan Tata Cara Shalat Ied yang Mudah Dipahami

N Zaid - Tata cara shalat Ied 06/03/2026
Cara shalat Ied. Foto: Bimbinganislam.com
Cara shalat Ied. Foto: Bimbinganislam.com

Oase.id - Shalat Ied merupakan shalat sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam dan dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Shalat ini biasanya dikerjakan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka pada pagi hari setelah matahari terbit.

Berbeda dengan shalat wajib, shalat Ied memiliki takbir tambahan pada setiap rakaat. Selain itu, setelah shalat biasanya dilanjutkan dengan khutbah oleh imam.

Berikut penjelasan lengkap tata cara shalat Ied yang mudah dipahami.

Waktu Pelaksanaan Shalat Ied

Shalat Ied dilaksanakan mulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu zuhur. Umumnya umat Islam dianjurkan datang lebih awal sambil memperbanyak takbir.

Jumlah Rakaat

Shalat Ied terdiri dari dua rakaat dan dilaksanakan secara berjamaah. Setelah selesai shalat, imam menyampaikan khutbah.

Tata Cara Shalat Ied

1. Niat Shalat Ied

Niat dilakukan di dalam hati.

2. Takbiratul Ihram

Shalat dimulai dengan takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat tangan, seperti shalat biasa.

Setelah itu membaca doa iftitah.

3. Takbir Tambahan di Rakaat Pertama

Pada rakaat pertama terdapat tujuh kali takbir tambahan setelah takbiratul ihram.

Di antara takbir dianjurkan membaca dzikir pendek. Salah satu bacaan yang sering dianjurkan para ulama adalah:

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar.

Artinya:

"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Bacaan ini disebutkan dalam banyak penjelasan ulama dan dirujuk dalam kitab fikih serta sumber-sumber keislaman seperti penjelasan dari NU Online dan Rumaysho.

4. Membaca Al-Fatihah dan Surah

Setelah selesai takbir tambahan, imam membaca Surah Al-Fatihah.

Kemudian dilanjutkan membaca surah Al-Qur’an. Dalam beberapa riwayat hadis, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sering membaca:

  • Surah Al-A'la pada rakaat pertama.

Setelah itu dilanjutkan ruku, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti shalat biasa.

5. Rakaat Kedua dan Takbir Tambahan

Setelah berdiri untuk rakaat kedua, dilakukan lima kali takbir tambahan sebelum membaca Al-Fatihah.

Di antara takbir juga dianjurkan membaca dzikir yang sama seperti pada rakaat pertama:

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar.

6. Membaca Surah pada Rakaat Kedua

Setelah takbir selesai, imam membaca kembali Surah Al-Fatihah lalu dilanjutkan dengan surah lain.

Rasulullah SAW dalam beberapa riwayat sering membaca:

  • Surah Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.

7. Menyelesaikan Shalat

Setelah itu shalat dilanjutkan seperti biasa hingga:

  • ruku
  • sujud
  • tasyahud akhir
  • salam

Khutbah Shalat Ied

Setelah shalat selesai, imam menyampaikan khutbah. Berbeda dengan shalat Jumat, khutbah pada shalat Ied dilakukan setelah shalat, bukan sebelumnya.

Khutbah biasanya berisi nasihat keagamaan, pesan persaudaraan, serta ajakan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

Sunnah Sebelum Shalat Ied

Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan sebelum berangkat shalat Ied antara lain:

  • mandi sebelum shalat
  • memakai pakaian terbaik
  • menggunakan wewangian
  • memperbanyak takbir
  • berjalan kaki ke tempat shalat jika memungkinkan

Selain itu pada hari Idul Fitri dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum shalat, sedangkan pada Idul Adha dianjurkan makan setelah pulang dari shalat.

Makna Shalat Ied bagi Umat Islam

Shalat Ied bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi juga menjadi momen kebersamaan umat Islam. Jutaan Muslim berkumpul dalam satu tempat untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan.

Momentum ini juga mengingatkan umat Islam untuk memperkuat persaudaraan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus