Side, Kota Kuno di Turkiye yang Membuat Wisatawan Berjalan di Atas Reruntuhan Sejarah

N Zaid - Travel Turki 14/06/2026
Pemandangan udara kota kuno Side dan amfiteaternya, Antalya, Turki selatan. (Foto Shutterstock)
Pemandangan udara kota kuno Side dan amfiteaternya, Antalya, Turki selatan. (Foto Shutterstock)

Oase.id - Banyak destinasi indah bertebaran di sepanjang pesisir Laut Mediterania, namun hanya sedikit yang menawarkan pengalaman unik seperti Side. Kota kuno yang berada di wilayah Manavgat, Provinsi Antalya, Türkiye ini menghadirkan perpaduan harmonis antara warisan sejarah ribuan tahun dengan kehidupan modern yang tetap berjalan dinamis.

Di Side, sejarah bukan sekadar koleksi artefak yang tersimpan di museum atau reruntuhan yang terisolasi dari kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, jejak masa lalu hadir di hampir setiap sudut kota, menyatu dengan restoran, kafe, butik, hingga jalur pejalan kaki yang ramai dikunjungi wisatawan.

Terletak di pantai selatan Türkiye, Side pernah menjadi salah satu pelabuhan terpenting di wilayah Pamphylia kuno. Selama berabad-abad, kota ini berkembang di bawah pengaruh peradaban Helenistik, Romawi, dan Bizantium, meninggalkan berbagai monumen bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Berjalan di Atas Reruntuhan Kota Kuno

Salah satu daya tarik paling unik di Side adalah sistem jalur pejalan kaki berbahan kaca transparan yang tersebar di pusat kota. Saat berjalan menyusuri kawasan ini, wisatawan dapat melihat langsung reruntuhan bangunan kuno yang berada tepat di bawah kaki mereka.

Pengalaman tersebut menciptakan sensasi seolah berjalan di atas sejarah. Melalui panel kaca, pengunjung dapat mengamati struktur kuno yang telah digali tanpa harus meninggalkan aktivitas wisata mereka.

Konsep ini menjadi contoh bagaimana pelestarian warisan budaya dapat berjalan berdampingan dengan kebutuhan kota modern, tanpa menghilangkan nilai historis yang dimiliki.

Teater Romawi yang Masih Berdiri Megah

Di antara berbagai peninggalan bersejarah yang ada, Teater Kuno Side menjadi salah satu landmark paling mengesankan. Dibangun pada era Romawi, bangunan ini dahulu mampu menampung ribuan penonton dan menjadi pusat berbagai pertunjukan serta kegiatan publik.

Tak jauh dari lokasi tersebut, wisatawan juga dapat menjelajahi agora atau alun-alun kuno, gerbang kota, pemandian umum, hingga jalan-jalan monumental yang menggambarkan kemegahan Side sebagai kota pelabuhan penting pada masanya.

Setiap sudut kawasan arkeologi ini memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat Mediterania ribuan tahun lalu.

Menikmati Senja di Kuil Apollo

Perjalanan ke Side belum lengkap tanpa mengunjungi Kuil Apollo yang berdiri tepat di tepi laut. Situs bersejarah ini menjadi salah satu ikon wisata paling terkenal di Türkiye dan sering muncul dalam berbagai foto promosi pariwisata negara tersebut.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang matahari terbenam. Saat senja tiba, cahaya keemasan Mediterania menyelimuti pilar-pilar marmer putih kuil, menciptakan panorama dramatis yang memukau.

Pemandangan tersebut menjadikan Kuil Apollo sebagai salah satu lokasi favorit wisatawan untuk menikmati sunset sekaligus mengabadikan momen terbaik selama berada di Side.

Pesona Mediterania yang Menenangkan

Selain kekayaan sejarahnya, Side juga menawarkan suasana khas Mediterania yang santai dan menenangkan. Deretan pohon palem menghiasi jalur pejalan kaki di sepanjang pantai, sementara laut berwarna biru toska membentang luas di hadapan kota.

Wisatawan dapat menikmati makan malam di kawasan pelabuhan, bersantai di tepi laut, atau sekadar berjalan menyusuri jalan-jalan kecil yang dipenuhi toko dan kafe berkarakter.

Kombinasi antara peninggalan kuno dan atmosfer modern membuat Side memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi wisata sejarah lainnya.

Destinasi yang Menyatukan Masa Lalu dan Masa Kini

Keunikan terbesar Side terletak pada kemampuannya menjaga warisan masa lalu tanpa mengorbankan kehidupan modern. Kota ini membuktikan bahwa sejarah tidak harus dipisahkan dari aktivitas masyarakat masa kini.

Saat melangkah di atas jalur kaca dan melihat reruntuhan kota kuno di bawah kaki, wisatawan akan menyadari bahwa di Side, sejarah bukan sekadar cerita masa lalu. Sejarah menjadi bagian dari perjalanan yang terus hidup hingga hari ini.

Bagi pelancong yang mencari perpaduan antara wisata budaya, arkeologi, dan keindahan pesisir Mediterania, Side menawarkan pengalaman yang sulit dilupakan. Setiap langkah di kota ini membawa kisah, sementara setiap sudutnya mengingatkan bahwa masa lalu tetap hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masa kini. (dailysabah)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus