Giresun, Permata Tersembunyi Turki: Benteng Kuno, Danau Biru hingga Kuliner Hazelnut Terbaik Dunia

N Zaid - Turki Travel 15/07/2026
Giresun. Foto: AA
Giresun. Foto: AA

Oase.id - Di balik popularitas Cappadocia dan Istanbul, Giresun mulai mencuri perhatian sebagai salah satu destinasi wisata paling memikat di Turki. Kota yang berada di pesisir Laut Hitam ini menawarkan perpaduan panorama alam, situs sejarah kuno, dataran tinggi berhawa sejuk, hingga kuliner khas yang membuatnya layak dikunjungi sepanjang tahun.

Terletak di lereng perbukitan hijau yang menghadap langsung ke Laut Hitam, Giresun menyimpan jejak berbagai peradaban sejak ribuan tahun lalu. Nama kota ini bahkan diyakini berasal dari tradisi budidaya ceri yang berkembang sejak zaman kuno.

Akses menuju Giresun juga semakin mudah karena dapat ditempuh melalui Bandara Trabzon maupun Bandara Ordu-Giresun. Dari Kota Ordu, perjalanan darat hanya memakan waktu sekitar 45 menit, sementara dari Trabzon sekitar 90 menit.

Kastel Kuno dengan Panorama Laut Hitam

embed

Salah satu ikon utama kota ini adalah Giresun Castle yang berdiri sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Benteng bersejarah ini menawarkan panorama Laut Hitam dan lanskap kota dari ketinggian.

Benteng yang pada masa kuno dikenal sebagai Kerasus tersebut diperkirakan dibangun oleh Raja Pharnaces I dari Kerajaan Pontus pada abad ke-2 sebelum Masehi.

Hingga kini, sisa-sisa dinding benteng dari era Helenistik dan Romawi masih dapat disaksikan wisatawan. Kawasan ini juga dilengkapi jalur pejalan kaki, taman, serta area bersantai yang menjadikannya salah satu lokasi favorit menikmati matahari terbenam.

Pulau Penuh Legenda Yunani Kuno

embed

Sekitar 2,5 kilometer dari garis pantai terdapat Giresun Island, satu-satunya pulau berpenghuni di kawasan Laut Hitam bagian timur.

Pulau yang pada zaman kuno dikenal sebagai Aretias ini lekat dengan mitologi Yunani. Legenda menyebut pulau tersebut pernah menjadi tempat persinggahan bangsa Amazon serta pahlawan Hercules dan Argonaut dalam pencarian Bulu Domba Emas (Golden Fleece).

Pada musim panas, wisatawan dapat menyeberang menggunakan kapal wisata untuk menjelajahi reruntuhan gereja Bizantium, benteng kuno, sekaligus mengamati koloni burung laut seperti camar dan burung kormoran.

Dataran Tinggi Sejuk yang Menenangkan

embed

Bagi pencinta alam, dataran tinggi Kulakkaya, Kumbet, dan Bektas menjadi destinasi yang menawarkan suasana berbeda dari pesisir Laut Hitam.

Kulakkaya Plateau yang berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Giresun dikenal memiliki udara pegunungan yang sejuk, pemandangan hutan hijau, serta penginapan bergaya tradisional khas wilayah Laut Hitam.

Kawasan ini menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam sekaligus mencicipi kuliner khas pegunungan Turki.

Air Terjun, Danau Biru, hingga "Pamukkale Laut Hitam"

embed

Giresun juga dikenal sebagai surga ekowisata berkat keberadaan Kuzalan Nature Park.

Di kawasan ini terdapat Kuzalan Falls, air terjun setinggi sekitar 20 meter yang mengalir ke lembah berhutan. Jalur trekking dan gardu pandang menjadikan lokasi tersebut favorit bagi fotografer dan pencinta alam.

Tak jauh dari sana terdapat Blue Lake (Mavigol) yang terkenal dengan warna air biru toska alami akibat kandungan mineral dan batu kapur. Fenomena tersebut paling jelas terlihat saat musim panas hingga musim gugur.

Di kawasan yang sama, wisatawan juga dapat mengunjungi Goksu Travertines, hamparan teras putih dari endapan kalsium yang kerap dijuluki sebagai "Pamukkale-nya Laut Hitam" karena keindahannya yang menyerupai salah satu ikon wisata terkenal Turki.

Surga Kuliner dengan Hazelnut Terbaik Dunia

Selain panorama alam, Giresun juga dikenal sebagai ibu kota hazelnut Turki.

Daerah ini menghasilkan Giresun Tombul Hazelnut, varietas hazelnut premium yang diakui sebagai salah satu yang berkualitas terbaik di dunia.

Kuliner lokalnya memadukan hasil laut, aneka tanaman liar yang dapat dikonsumsi, serta sejumlah makanan khas yang telah memperoleh sertifikat indikasi geografis, seperti Camoluk sugar beans, Gorele ice cream, Alucra kid kebab, olahan jelatang khas Giresun, hingga kadayif dengan isian pasta hazelnut.

Bagi wisatawan yang menyukai makanan berbahan nabati, Giresun juga menawarkan berbagai hidangan tradisional seperti karalahana diblesi (nasi dengan kubis hitam), taflan kavurmasi, melocan kavurmasi, dan sakarca, yang mencerminkan kekayaan hayati kawasan Laut Hitam.

Dengan perpaduan benteng kuno, pulau penuh legenda, pegunungan hijau, air terjun eksotis, dan kekayaan kuliner, Giresun semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata yang patut masuk dalam daftar perjalanan ke Turki.(dailysabah)


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus