Artefak Langka, Termasuk sulaman tirai Ka'bah Dipamerkan di Pameran Buku Internasional Riyadh

N Zaid - Arab Saudi 01/10/2023
Pengunjung dapat melihat tekstil, manuskrip, dan barang antik termasuk tirai bordir Ka'bah yang berasal dari masa pemerintahan Raja Abdulaziz. (Foto oleh Abdulrahman bin Shulhub)
Pengunjung dapat melihat tekstil, manuskrip, dan barang antik termasuk tirai bordir Ka'bah yang berasal dari masa pemerintahan Raja Abdulaziz. (Foto oleh Abdulrahman bin Shulhub)

Oase.id - Kompleks Perpustakaan Wakaf Raja Abdulaziz memamerkan berbagai artefak sejarah di Pameran Buku Internasional Riyadh.

Pengunjung dapat melihat tekstil, manuskrip, barang antik, dan lukisan yang mewakili masa lalu, termasuk sulaman tirai Ka'bah yang berasal dari masa pemerintahan Raja Abdulaziz.

“Tahun ini kami menyertakan tirai Ka'bah Suci dalam tampilan kami. Tirai tersebut dibuat sejak 98 tahun yang lalu dan bertuliskan ‘Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud.’,” 
Aiman Fqehe, yang bekerja di kompleks tersebut di Madinah, mengatakan.

Juga dipamerkan teks karya Bin Kathir yang merupakan penjelasan Al-Qur'an yang paling terkenal dan banyak digunakan, serta beberapa tempat lilin dan lentera dari Masjid Nabawi.

Barang-barang lainnya termasuk manuskrip Al-Qur'an sebelumnya dan dokumen-dokumen dari bidang yurisprudensi, tauhid, geografi, matematika dan bahasa Arab.

Fqehe mengatakan sebagian naskah tersebut merupakan sumbangan Imam Abdulaziz bin Muhammad bin Saud.

“Juga dipamerkan naskah Sunnah Abu Dawud yang berumur seribu tahun. Kami juga memiliki buku ‘Sebutkan Jarak dan Gambar Daerah’ karya Ahmed bin Sahl Al-Balkhi, yang juga berusia lebih dari seribu tahun,” ujarnya.

Pameran Buku Internasional Riyadh di Universitas King Saud adalah salah satu pameran paling terkemuka di Arab Saudi. Sekitar 1 juta orang hadir tahun lalu dan penyelenggara memperkirakan jumlah yang sama akan berkunjung tahun ini.

Aiman Harith, warga Malaysia yang mengunjungi pameran tersebut sebagai bagian dari perjalanan pertamanya ke Kerajaan, mengatakan: “Ini adalah pengalaman yang menyenangkan. Saya melihat banyak buku yang berhubungan dengan sastra, bahasa, ekonomi, bisnis, dan mata pelajaran lainnya.”

Acara ini berlangsung hingga 7 Oktober.


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus