5 Tips Hidup Sehat ala Rasulullah Saw

Fera Rahmatun Nazilah - Kesehatan 06/08/2020
Photo by  Fiordaliso from Gettyimage
Photo by Fiordaliso from Gettyimage

Oase.id- “Ada dua kenikmatan yang sering dilupakan kebanyakan manusia, kesehatan dan waktu luang,” demikian sabda Rasulullah Saw. 

Banyak orang tidak menyadari nikmat sehat yang telah Allah Swt berikan. Setelah sakit, barulah terasa betapa pentingnya karunia tersebut. 

Nabi Muhammad Saw tak hanya panutan dalam berislam, beliau juga bisa menjadi tuntunan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ihwal menjaga kesehatan.

Nah, begini tips hidup sehat ala Rasulullah Saw; 

 

Makan makanan yang halal dan baik

Sebagai muslim, memilih makanan halal dan baik adalah pertimbangan pertama. Bukan saja karena anjuran Allah Swt, tetapi juga untuk kebaikan dan kesehatan tubuh.

Pakar hadis KH Ali Mustafa Ya’qub dalam Kriteria Halal Haram untuk Pangan, Obat dan Kosmetika Menurut Al-Qur’an dan Hadis menyatakan, di antara bahaya mengonsumsi produk haram adalah, 1). Ibadah tertolak, 2). Masuk neraka, dan 3). Membahayakan tubuh.

 

Makan secukupnya

Makan berlebihan dan sembarangan bisa menyebabkan berbagai penyakit. Maka dari itu, makanlah secukupnya, jangan sampai kekenyangan. 

Rasulullah Saw bersabda:

“Manusia tidak memenuhi wadah yang buruk melebihi perut, cukup bagi manusia beberapa suapan yang menegakkan tulang punggungnya. Bila tidak bisa, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Tirmidzi)

 

Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi bi Syarhi Jami’ At-Tirmidzi menyatakan, menegakkan tulang punggung adalah kiasan, maksudnya agar seseorang tak makan berlebihan, melainkan yang bisa mencegahnya dari sakit, serta dapat menguatkan badan untuk melakukan ketaatan kepada Allah Swt.

Rasulullah Saw juga biasa makan secukupnya, bahkan di akhir usianya, beliau tidak pernah makan sampai kenyang. Sebagaimana pengakuan Aisyah Ra:

“Keluarga Muhammad Saw tidak pernah merasa kenyang karena makan roti atau gandum lebih dari tiga hari hingga beliau bertemu dengan Allah.” (HR. Bukhari)

 

Jangan begadang, tidur dan bangun di awal waktu

Rasulullah Saw biasa tidur di awal waktu. Kemudian beliau bangun di awal waktu untuk mendirikan salat.
Aisyah Ra pernah ditanya mengenai salat malam Rasulullah Saw, ia pun berkata:

"Beliau (Rasulullah Saw) tidur di awal malam dan bangun di akhir malam lalu salat. Kemudian beliau kembali ke tempat tidurnya. Bila muazin sudah mengumandangkan azan (pertama), maka beliau bersegera. Bila saat itu beliau punya hajat (kepada istrinya), maka beliau mandi. Bila tidak, maka beliau hanya berwudu lalu keluar untuk salat." (HR. Bukhari)

Pola tidur yang baik menjadi salah satu kunci tubuh tetap sehat dan bugar. Melansir alodoktercom, kurang tidur akibat begadang dapat berpengaruh pada kondisi emosi, kemampuan kognitif, dan fungsi otak. Begadang juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung. 

 

Berpuasa

Puasa adalah ibadah yang baik bagi kesehatan. Selain berpuasa Ramadan, Rasulullah Saw juga biasa melaksanakan puasa sunah.

Meskipun demikian, Rasulullah Saw juga mengingatkan umatnya agar tak berpuasa secara berlebihan hingga mengabaikan hak-hak tubuh. Sebagaimana diriwayatkan Imam Al-Bukhari dalam Shahihnya:

Pernah suatu ketika Rasulullah Saw menegur sahabat Abdullah bin Amr bin Al-Ash. "Wahai Abdullah, apakah benar kamu puasa seharian penuh lalu kamu salat malam sepanjang malam?" tanya Rasulullah Saw.

"Benar, wahai Rasulullah"

Beliau lalu berkata, “Janganlah kamu lakukan itu, berpuasalah dan berbukalah, salat malamlah dan tidurlah, karena untuk jasadmu ada hak atasmu, matamu punya hak atasmu, isterimu punya hak atasmu dan isterimu punya hak atasmu. Dan cukuplah bagimu bila kamu berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulan karena bagimu setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa dan itu berarti kamu sudah melaksanakan puasa sepanjang tahun seluruhnya." 

“Sungguh, aku masih kuat melakukan lebih dari itu ya Rasulullah,” Abdullah bin Amr mencoba bernegosiasi

"Kalau begitu, berpuasalah seperti puasanya Nabiyullah Daud dan jangan lebih dari itu," ucap Rasulullah Saw

“Seperti apa puasa Nabi Daud?” tanya Abdullah

Beliau bersabda: "Yaitu puasa setengah zaman (sehari puasa sehari berbuka)"

Di masa tuanya Abdullah bin Amr lalu berkata “Duh, seandainya dahulu aku menerima keringanan yang telah diberikan oleh Nabi Saw”

Baca juga: Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental

 

Giat beribadah tentu sangat baik, namun jika berlebihan bisa berimbas buruk pada kesehatan. Sebab tubuh dan mata punya hak untuk beristirahat. Demikian pula perut dan lambung, ada saatnya diisi, ada waktunya pula untuk rehat dari mengolah makanan.

 

Berolahraga 

Rasulullah Saw juga senang berolahraga. Salah satu olahraga yang sering dilakukan Nabi Muhammad Saw adalah berkuda. Beliau bahkan pernah juga mengikuti pacuan kuda dan memenangkannya. 

Dalam suatu riwayat bahkan disebutkan beliau pernah berlomba lari dengan istrinya, Aisyah Ra.

 

Baca juga: Anjuran Berolahraga dalam Islam

 

Sahabat Anas bin Malik pernah ditanya, “Wahai Abu Hamzah (Anas), apakah engkau pernah mengikuti lomba acuan kuda pada masa Rasulullah Saw? Apakah Nabi Muhammad Saw juga ikut berlomba?” tanya Abu Labid.

“Ya demi Allah, Rasulullah Saw pernah ikut lomba pacuan kuda, menggunakan kuda miliknya yang dinamakan Sabhah. Beliau bahkan menang dan menyukainya,” jawab Anas. (HR. Ahmad dan ad-Darimi).

Di masa kini, jenis olahraga semakin beragam, sehingga bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.

Demikian 5 tips sehat ala Rasulullah Saw. Semoga kita bisa meneladani dan mengamalkannya. 

 

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam hadis-hadis dalam Shahih Al-Bukhari, Sunan At-Tirmidzi, Musnad Ahmad, Sunan Ad-Darimi, serta keterangan dalam Tuhfatul Ahwadzi bi Syarhi Jami’ At-Tirmidzi karya Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakfuri, dan Kriteria Halal Haram untuk Pangan, Obat dan Kosmetika Menurut Al-Qur’an dan Hadis karya KH Ali Mustafa Yaqub.


(SBH)
TAGs: Kesehatan
Sobih AW Adnan
Posted by Sobih AW Adnan