Masjidil Haram Buka Lowongan Relawan Profesional untuk Perempuan, Termasuk Warga Asing

N Zaid - Masjidil Haram 13/06/2026
Masjidil Haram Buka Lowongan Relawan Profesional untuk Perempuan. Foto: Haramain
Masjidil Haram Buka Lowongan Relawan Profesional untuk Perempuan. Foto: Haramain

Oase.id - Otoritas urusan keagamaan di Masjid al-Haram atau Masjidil Haram membuka kesempatan bagi perempuan untuk bergabung sebagai relawan profesional dalam berbagai bidang keahlian. Program ini ditujukan untuk mendukung pelayanan bagi jamaah perempuan dan pengunjung di masjid suci terbesar umat Islam tersebut.

Kesempatan ini terbuka tidak hanya bagi warga negara Arab Saudi, tetapi juga perempuan dari berbagai negara yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan di Masjidil Haram, terutama dengan memanfaatkan keahlian profesional perempuan dalam bidang teknologi, kreativitas, hingga kecerdasan buatan.

Terbuka untuk Perempuan Usia 18 Tahun ke Atas

Dalam pengumumannya, Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram menyebutkan bahwa pelamar harus berusia minimal 18 tahun.

Selain individu, organisasi atau asosiasi profesional juga diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam program relawan tersebut.

Sebelum mengajukan pendaftaran, calon peserta diwajibkan terlebih dahulu terdaftar di platform nasional kerja sukarela Arab Saudi.

Enam Bidang Keahlian yang Dibutuhkan

Program relawan ini membuka peluang bagi perempuan yang memiliki pengalaman profesional di enam bidang utama, yaitu:

  • Desain dan kreativitas
  • Fotografi dan produksi media
  • Transformasi teknologi dan digital
  • Analisis data
  • Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)
  • Pengalaman digital dan pengarsipan

Keahlian-keahlian tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan, dokumentasi, serta transformasi digital di lingkungan Masjidil Haram.

Dukung Pelayanan Jamaah di Masjid Suci

Program relawan profesional ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan modern Masjidil Haram yang terus mengembangkan layanan berbasis teknologi dan sumber daya manusia terampil.

Dengan melibatkan perempuan dari berbagai latar belakang profesional, otoritas Masjidil Haram berharap dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi jutaan jamaah yang datang setiap tahun ke Kota Suci Makkah.


(ACF)
Posted by Achmad Firdaus