Arab Saudi Rampungkan Persiapan Miqat Jelang Haji 1447 H, Luncurkan Pemantau Kepadatan Jemaah di Masjidil Haram
Oase.id - Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Situs Suci menyelesaikan seluruh persiapan di titik-titik Miqat menjelang musim haji 1447 Hijriah. Langkah ini merupakan bagian dari sistem operasional terpadu untuk meningkatkan layanan serta kelancaran pergerakan jamaah.
Dikutip dari Theislamicinformation, CEO Komisi, Saleh bin Ibrahim Al-Rasheed, mengatakan kapasitas area salat di seluruh lokasi Miqat kini mencapai lebih dari 6.600 tempat untuk pria dan sekitar 3.200 untuk perempuan. Selain itu, ribuan area parkir dan ratusan fasilitas toilet berstandar operasional tinggi juga telah disediakan.
Peningkatan Infrastruktur
Sistem air minum di Miqat Wadi Mahram telah direhabilitasi sepenuhnya. Sementara itu, di Miqat Al-Sayl Al-Kabir, sistem pemanas terpusat telah diaktifkan dan mencakup lebih dari 900 unit toilet.
Sebanyak lebih dari 230 kamera pengawas juga dipasang di berbagai lokasi Miqat serta di masjid-masjid di sekitar area Kakbah.
Navigasi dan Layanan Jamaah
Untuk memudahkan pergerakan jamaah, otoritas setempat memasang sistem penunjuk arah yang jelas di berbagai titik. Area kerja lapangan juga telah diserahkan kepada tim operasional terkait, sementara kios layanan musiman disiapkan di sejumlah lokasi.
Di sisi lain, Arab Saudi juga meluncurkan layanan pelacak kepadatan jamaah secara langsung untuk ibadah tawaf dan sa’i di Masjidil Haram.
Layanan ini memungkinkan pengunjung memantau tingkat kepadatan jamaah melalui indikator warna yang menunjukkan kondisi ringan, sedang, atau padat di area tawaf dan sa’i—dua ritual utama dalam ibadah umrah.
Otoritas Umum untuk Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyatakan, layanan tersebut dirancang untuk mendistribusikan pergerakan jamaah secara lebih merata, mengurangi waktu tunggu, serta menjaga kelancaran arus pejalan kaki.
Fitur ini merupakan bagian dari pengembangan layanan berbasis teknologi yang memanfaatkan data secara real-time. Layanan tersebut kini sudah dapat diakses melalui platform digital resmi otoritas dan diperkirakan sangat membantu terutama saat periode umrah padat dan musim kunjungan tinggi. (TII)
(ACF)