Hindari Mubazir, Ini 5 Cara Kreatif untuk Memanfaatkan Sisa Makanan

Phooby Kamaratih - 14/06/2021
 Photo by Oleg Magni from Pexels
Photo by Oleg Magni from Pexels

Oase.id - Limbah makanan tidak hanya menghabiskan banyak sumber daya alam, namun juga meningkatkan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi terhadap perubahan iklim. Menyisakan makan juga tidak dianjurkan dalam islam dan termasuk dalam tindakan Mubazir. Seperti dalam hadis;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika makan makanan, beliau menjilat jari-jarinya sebanyak tiga kali, beliau bersabda: “Jika suapan salah seorang dari kalian jatuh, maka hendaknya ia membersihkannya dari kotoran dan memakannya, dan janganlah ia membiarkannya untuk setan!” Dan beliau memerintahkan kami agar mengusap piring. Beliau bersabda: “Sesungguhnya tidak seorangpun di antara kalian mengetahui dibagian makanan manakah ia diberi berkah.” (HR. Abu Daud)

Memanfaatkan sisa makanan merupakan cara terbaik untuk mengurangi limbah, meminimalkan dampak lingkungan, dan menghemat uang. Dilansir healthline.com, berikut 5 cara kreatif untuk membantu menggunakan sisa makanan :

1. Acar kulit semangka

Semangka merupakan makanan yang populer pada musim panas, namun kulitnya sering dibuang begitu saja demi daging buah yang manis dan segar. Ternyata kulit semangka bisa diolah kembali menjadi acar buah yang renyah dan lezat. Dengan cara merebus kulit semangka dalam campuran cuka, air, gula, dan garam hingga lunak, lalu menyimpannya di lemari sampai siap untuk dinikmati.

2. Tumbuhkan kembali sayuran dalam air

Banyak jenis sayuran yang dapat ditanam kembali dengan hanya memasukkan batang ke dalam air. Hal ini tentu dapat membantu menghemat uang belanja sekaligus mengurangi limbah. Sayuran seperti kubis, seledri, daun bawang dapat tumbuh dengan baik, jika batangnya dimasukkan ke dalam air. Caranya menanamnya pun cukup mudah, cukup potong bagian bawah batang dan letakkan di mangkuk dangkal dengan air yang cukup untuk menutupi akarnya.

3. Membuat kaldu sayuran

Salah satu cara untuk memanfaatkan limbah sayuran adalah membuatnya menjadi kaldu sayuran. Hal ini cukup mudah dibuat, cukup tambahkan potongan sayuran ke dalam panci besar, tutup dengan air. Kemudian, tambahkan bumbu seperti bawang putih atau merica, dan didihkan selama 20-30 menit. Selanjutnya, saring kaldu menggunakan saringan halus, pindahkan ke wadah, dan bekukan atau dinginkan.

4. Ampas kopi sebagai pupuk

Bubuk kopi mampu menjadi pupuk alami yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman dan juga membantu menarik cacing tanah sambil meningkatkan retensi air dan drainase di kebun. Untuk menggunakan bubuk kopi sebagai pupuk, taburkan langsung di sekitar tanaman atau taburkan ke beberapa inci tanah teratas. Pastikan untuk tidak berlebihan atau menambahkan terlalu banyak, karena tanah dapat menggumpal dan mencegah air mencapai tanah.

5. Kulit jeruk untuk penyegar udara

Kulit jeruk merupakan bahan tambahan yang sangat bagus untuk penyegar udara buatan karena mampu menyerap bau. Salah satu caranya adalah menyendok daging dari buah-buahan seperti jeruk bali, limau, atau jeruk dan mengisi kulitnya dengan campuran garam laut, rempah-rempah, dan minyak esensial. Selain itu, bisa juga dengan merebus kulit jeruk dengan air dan rempah-rempah seperti kayu manis atau cengkeh untuk menyegarkan dapur.


(ACF)
TAGs:
Posted by Achmad Firdaus